PEMANFAATAN BAKTERI TERMOFILIK SULFATE- REDUCING UNTUK MENINGKATKAN PERMEABILITAS DAN EFISIENSI PANAS PADA SISTEM GEOTERMAL MELALUI PRODUKSI H₂S BIOGENIK
DOI:
https://doi.org/10.5614/bull.geol.2025.9.3.4Abstract
Sari - Permeabilitas batuan merupakan parameter kunci dalam efisiensi sistem panas bumi, namun sering kali terhambat oleh proses scaling mineral dan berkurangnya konektivitas pori. Penelitian ini mengusulkan pendekatan inovatif berupa pemanfaatan bakteri sulfate-reducing (SRB) termofilik untuk meningkatkan permeabilitas reservoir geotermal melalui produksi H₂S biogenik dan pembentukan biofilm. Metode yang digunakan melibatkan isolasi SRB dari lingkungan panas alami, kultur anaerob dalam medium khusus pada suhu 70°C, serta injeksi ke dalam kolom batuan simulatif. Analisis dilakukan terhadap produksi H₂S, pembentukan EPS, perubahan permeabilitas batuan, dan karakterisasi mikro-fracture menggunakan SEM dan XRD. Hasil menunjukkan bahwa SRB dapat tumbuh dan aktif dalam kondisi simulatif geotermal, dengan produksi H₂S mencapai 12–16 ppm dan pembentukan biofilm padat. Injeksi mikroba menyebabkan peningkatan permeabilitas sebesar 25–40%, disertai dengan terbentuknya mikro-fracture dan pelarutan mineral batuan, khususnya pada permukaan karbonat dan silikat. EPS yang dihasilkan berperan dalam memodifikasi pori dan meningkatkan tekanan osmotik lokal, memperkuat rekahan biologis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa SRB termofilik memiliki potensi sebagai agen bioaugmentasi dalam sistem panas bumi, menawarkan pendekatan yang ramah lingkungan, ekonomis, dan dapat dikontrol, sebagai alternatif terhadap metode stimulasi kimia dan fisika konvensional.






