ANALISIS BALIK LONGSORAN AKIBAT INFILTRASI CURAH HUJAN DAN VARIASI MUKA AIRTANAH PADA JALAN X, DAERAH TANJUNG ENIM, SUMATRA SELATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kestabilan lereng melalui pendekatan analisis balik (back analysis) pada jalan X, dengan mempertimbangkan variasi kondisi muka airtanah (MAT) dan pengaruh infiltrasi curah hujan selama 30 hari sebelum terjadinya longsoran pada 5 Maret 2025. Metode yang digunakan meliputi analisis geoteknik, pemodelan geometri lereng, serta simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Slide2 dengan metode Morgenstern–Price. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi MAT kering total, nilai Faktor Keamanan (FK) sebesar 1,47, menandakan kondisi lereng masih stabil. Namun, pada kondisi MAT sebagian kering, nilai FK menurun menjadi 1,01, menunjukkan kondisi kritis akibat peningkatan tekanan air pori dan kenaikan muka airtanah. Sementara itu, pada kondisi MAT jenuh total, nilai FK semakin menurun hingga 0,75, yang mengindikasikan kondisi tidak stabil dan mengalami ketidakstabilan lereng. Hasil ini membuktikan bahwa infiltrasi curah hujan merupakan faktor utama yang menyebabkan penurunan nilai FK dan memicu terjadinya longsor.








