ANALISIS MORFOTEKTONIK DAS GRINDULU DI DAERAH PACITAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PACITAN, JAWA TIMUR

ANALISIS MORFOTEKTONIK DAS GRINDULU DI DAERAH PACITAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PACITAN, JAWA TIMUR

  • arif hanif hidayat FITB

Abstract

Bentuk  lahan  pada  daerah  tektonik aktif  tercermin  pada  sistem  sungai  dan  bentang  alam  perbukitan.  Studi geomorfologi tektonik merupakan faktor utama yang mengontrol perkembangan bentuk lahan pada daerah tektonik yang  aktif  dan  mempunyai  pengaruh  yang  signifikan  terhadap  sistem  sungai  dan  bentang  alam  pegunungan. Penelitian geomorfologi tektonik ini berfokus pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Grindulu di Pacitan dan sekitarnya, secara geografis daerah penelitian terletak antara 07 ̊ 55’ 10’’ LS -08 ̊ 17’ 30’’ LS dan 110 ̊ 55’ 10’’ BT -111 ̊ 25’10’’ BT.Peneliti membagi menjadi 10 Sub-DASpada DAS Grindulu dan terdapat beberapa sesar besar diantaranya Sesar Grindulu, Sesar Kayuwayang, Sesar Karangrejo dan Sesar Tegalombo.


Sesar Grindulu merupakan sesar yang diduga aktif sehingga menjadi dasar penelitian ini. Pergerakan sesar yang ada di DAS Grindulu didominasi sesar berarah barat daya-timur laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis geomorfologi tektonik dari DAS Grindulu, berupa analisis geomorfologi, morfometri, dan sejarah kegempaan.


Salah satu metode untuk mengidentifikasi tingkat keaktifan DAS Grindulu adalah dengan menggunakan pendekatan geomorfologi  tektonik  melalui  parameter  kuantitatif  morfometri.  Analisis  kuantitatif  morfometri  yang  digunakan untuk mengidentifikasi Indeks Aktivitas Tektonik  Relatif (IATR)  yaitu, knickpoint, indeks  gradien panjang  sungai (SL), asimetri DAS (AF), hipsometri integral dan kurva hipsometri (HI), rasio lebar lantai lembah-tinggi lembah (Vf), dan bentuk DAS (Bs). Semua parameter dikombinasikan dengan data geologi meliputi sebaran batuan, topografi, dan struktur geologi di daerah penelitian, serta data sejarah kegempaan sehingga menghasilkan peta kuantitatifaktivitas tektonik relatif pada DAS Grindulu.


Berdasarkan hasil dari aktivitas tektonik relatif pada DAS Grindulu, daerah penelitian dapat dibagi dalam tiga kelas; kelas aktivitas tektonik tinggi, kelas aktivitas tektonik sedang, dan kelas aktivitas tektonik rendah. Berdasarkan hasil analisis nilai IATR, DAS Grindulu yang memiliki aktivitas tektonik tinggi adalah Sub-DAS 2, 7, dan 10, menempati 33,57% pada daerah penelitian, untuk aktivitas tektonik sedang adalah Sub-DAS 1, 3, 5, 8, dan 9 menempati 49,28% pada daerah penelitian, sedangkan untuk aktivitas tektonik rendah adalah Sub-DAS 4 dan 6, menempati 17,16% pada daerah penelitian.


Berdasarkan  hasil  penelitian  ini  secara  umum  dapat  disimpulkan  bahwa  DAS  Grindulu  memiliki  indeks  aktivitas tektonik   relatif   menengah-tinggi,   sehingga   diharapkan   hasil   ini   bisa   menjadi   dasar untuk   pertimbangan pengembangan wilayah Pacitan dan sekitarnya.


Kata kunci: Daerah aliran sungai, Grindulu, geomorfologi tektonik, morfometri, pacitan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-07-21
How to Cite
HIDAYAT, arif hanif. ANALISIS MORFOTEKTONIK DAS GRINDULU DI DAERAH PACITAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PACITAN, JAWA TIMUR. Bulletin of Geology, [S.l.], v. 5, n. 3, p. 708-717, july 2021. ISSN 2580-0752. Available at: <https://buletingeologi.com/index.php/buletin-geologi/article/view/122>. Date accessed: 22 jan. 2026. doi: https://doi.org/10.5614/bull.geol.2021.5.3.3.