RESERVOIR CHARACTERIZATION AND COMPARTMENT IN POSTRIFT DEPOSITED, UPPER TALANGAKAR FORMATION, BELUT FIELD, SOUTH SUMATRA BASIN

  • Dimas Pramudito ITB
  • Dwiharso Nugroho ITB
  • Mirzam Abdurrachman ITB
  • Mirzam Abdurrachman ITB

Abstract

Lapangan Belutmerupakan salah satu asetPertamina EP yang telah berproduksi lebih dari 50 tahun. Lapangan ini  terletaksekitar  120  km di sebelahbarat  dari  Kota  Palembang,  Sumatera  Selatan.  Reservoir  utama  merupakan batupasir  dan  batugamping  yang  diendapkan  pada  awal  Miocene  dan  termasuk  ke  dalam  kelompok  bagian  atas Talangakar atau Transgresive Member (TRM). Penemuan hidrokarbondi area yang lebih down flank (utara) berawal dari pemboran step out di area penelitian. Berdasarkan pemboran tersebut diperoleh minyak dari reservoir batupasir dengan   tekanan   lebih   besar   dibandingkan   di   area   eksisting.   Saat   ini   Lapangan   Belutsudah   dalam   tahap pengembangan, sehingga dibutuhkan model reservoir yang lebih komprehensif untuk strategi pengembangan lebih lanjut.Data yang digunakan dalam penelitianini adalah data batuan inti dari tigasumur, data rekaman talikawat dari 47 sumur, analisis fosil, borehole  image, dan data  seismik  tiga  dimensi (3D  Karbela) serta  data  tekanan reservoir. Tahapan pertama penelitian adalah menentukanlitofasies dan asosiasi fasies dari data batuan inti dan biostratigrafi. Selanjutnya menentukan marker parasikuen dan sikuen dari pola electrofacies tiap sumur. Korelasi stratigrafisikuendilakukan  untuk  menentukan  pola  penyebaran  fasies  pengendapan. Karakterisasi  reservoir  secara  tiga  dimensi dilakukan  melalui  pemodelan  fasies,  volume serpih,  porositas, permeabilitas, rock  type, dansaturasi.  Berdasarkan korelasi stratigrafisikuendan seismik stratigrafi, penyebaran fasies secara lateralmenunjukkan arah basinwardkesebelah  selatan. Dalam  penelitian  ini  semakin  ke  area  selatan  akan  didominasi  oleh  endapan distal atau marine sebaliknya  semakin  ke  utara  maka  akan  ditemukan  endapan  terrestrial  yang  bersifat  lebih sand  prone. Adanya kenaikan muka air laut selama pengisian cekungan (retrogradational) menyebabkan perubahan fasies secara vertikal yaitu mulai dari sistem pengendapan channel, delta, hingga shallow marine.Data tekanan menunjukkan bagian utara (setelah di datumkan) memiliki tekanan sebesar 0.85 –0.99 (SG ekuivalen) sedangkan di area existing mempunyai tekanan 0.67 –0.78 (SG ekuivalen). Perbedaan tekanan disebabkan karena perbedaanasosiasi fasiespada sikuen yang sama  antara  area  utara  dengan  area  selatan. Berdasarkan  analisis  tekanan  formasidan  adanya  penemuan  potensi hidrokarbon di area down flank menunjukkan terdapat kompartemen antara area utara dan selatan (stratigraphic trap).


Kata kunci: Formasi Talang Akar, down flank, pemodelan facies, kompartemen

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-07-07
How to Cite
PRAMUDITO, Dimas et al. RESERVOIR CHARACTERIZATION AND COMPARTMENT IN POSTRIFT DEPOSITED, UPPER TALANGAKAR FORMATION, BELUT FIELD, SOUTH SUMATRA BASIN. Bulletin of Geology, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 638-651, july 2021. ISSN 2580-0752. Available at: <https://buletingeologi.com/index.php/buletin-geologi/article/view/106>. Date accessed: 15 jan. 2026. doi: https://doi.org/10.5614/bull.geol.2021.5.2.6.